
Rangkaian kegiatan Review Kurikulum Operasional Madrasah (KOM) tingkat Madrasah Aliyah se-Kabupaten Lumajang untuk Wilayah Kerja (Wilker) Timur memasuki hari kedua sekaligus hari terakhir pada Selasa (30/06/2026). Bertempat di MAS Nurul Istiqomah Wonorejo, Kepala Madrasah dan Waka Kurikulum MA Bustanul Ulum Banyuputih Kidul kembali hadir untuk merampungkan proses penyempurnaan dokumen kurikulum tahun ajaran mendatang.
Setelah berhasil memantapkan kerangka Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) serta Visi dan Misi madrasah pada hari pertama, fokus pembahasan di hari kedua ini bergeser pada aspek teknis operasional dan keberlanjutan mutu pembelajaran.
Agenda hari ini diisi dengan dua materi krusial yang dipandu langsung oleh narasumber kompeten di bidangnya:
- Materi 1: Pengorganisasian Pembelajaran, yang disampaikan oleh Ibu Yanik Ika Widiastuti, M.Si. Pada sesi ini, tim madrasah dibekali strategi untuk menyusun struktur pembelajaran yang efektif, inovatif, dan berpusat pada kebutuhan peserta didik. Pengorganisasian yang baik dinilai menjadi kunci agar implementasi kurikulum di lapangan tidak melenceng dari Visi dan Misi yang telah dirumuskan.
- Materi 2: Evaluasi Pengembangan Profesional dan Pembelajaran, yang dibawakan oleh Ibu Luluk Aryanti, S.Pd. Sesi ini menekankan pentingnya langkah evaluasi berkala serta peningkatan kapasitas dan profesionalisme guru. Tenaga pendidik yang terus berkembang dan dievaluasi secara terukur akan menjadi ujung tombak utama keberhasilan program-program madrasah.
Selama proses review dan pendampingan berlangsung, para peserta melakukan sinkronisasi materi dengan dokumen-dokumen penunjang yang telah disiapkan sebelumnya, seperti Dokumen 1 (KOM) Tahun Ajaran 2025/2026, Rapor Pendidikan, EDM-eRKAM, dan contoh perangkat pembelajaran (RPP).
Dengan tuntasnya kegiatan yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA) Kabupaten Lumajang ini, MA Bustanul Ulum Banyuputih Kidul kini siap menyongsong Tahun Ajaran 2026/2027 dengan dokumen pedoman operasional yang lebih matang, terarah, dan adaptif terhadap kemajuan pendidikan Islam.

