
Melanjutkan rangkaian kegiatan Masa Taaruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Pelajaran 2026/2027, para murid baru Madrasah Aliyah (MA) Bustanul Ulum Banyuputih Kidul diajak untuk menyelami lebih dalam identitas dan ruh sekolah mereka melalui sesi penyampaian materi sentral, yakni “Kemadrasahan”.
Materi Kemadrasahan merupakan salah satu agenda wajib dan paling krusial dalam program MATAMUDA. Sesi ini dirancang khusus untuk membangun fondasi kecintaan dan rasa bangga (sense of belonging) para murid baru terhadap madrasah yang akan menjadi “rumah kedua” mereka selama tiga tahun ke depan.
Dalam sesi yang disampaikan langsung oleh Wakil Kepala (Waka) bidang Kurikulum MA Bustanul Ulum, Bapak Abdul Rohman, M.M., para murid baru diperkenalkan dengan berbagai elemen fundamental madrasah. Penyampaian materi dikemas secara interaktif dan humanis agar pesan yang diberikan mudah dicerna oleh para peserta.
Beberapa poin penting yang dikupas tuntas oleh Bapak Abdul Rohman dalam materi Kemadrasahan ini meliputi:
- Sejarah dan Profil Madrasah: Menjelaskan rekam jejak berdirinya MA Bustanul Ulum Banyuputih Kidul, tokoh-tokoh perintis, serta perkembangan madrasah dari masa ke masa.
- Visi, Misi, dan Tujuan: Menanamkan arah cita-cita lembaga, yaitu mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam wawasan intelektual (IPTEK), tetapi juga kokoh dalam iman dan takwa (IMTAK).
- Kultur dan Tata Tertib: Mengenalkan budaya kedisiplinan, pembiasaan ibadah (seperti shalat dhuha dan berjamaah), serta adab sopan santun yang wajib dijunjung tinggi oleh seluruh warga madrasah.
- Kurikulum dan Ekstrakurikuler: Memaparkan sistem pembelajaran madrasah, keunggulan program akademik, serta beragam wadah pengembangan minat dan bakat murid.
Melalui pendekatan “Tak Kenal Maka Tak Sayang”, panitia berharap materi ini mampu menghapus rasa canggung para murid baru. Dengan memahami nilai-nilai luhur yang dianut oleh MA Bustanul Ulum, para murid diharapkan siap beradaptasi dengan ritme belajar di madrasah dan termotivasi untuk menorehkan prestasi gemilang.
Suasana ruangan tampak hidup dengan antusiasme peserta yang aktif melontarkan pertanyaan terkait program-program madrasah. Rangkaian MATAMUDA masih akan berlanjut dengan berbagai materi edukatif dan kegiatan keakraban lainnya yang dipastikan bebas dari unsur perpeloncoan, sesuai dengan instruksi langsung dari Kementerian Agama RI.

